Jawab :
Jelas lambang bulan sabit dan bintang itu diambil dari dewa pagan yaitu dewa bulan. Kaum Pagan menyebut dewa bulan sebagai Allah, dan menamai anak2 merka dengan kata belakang allah, seperti Abdullah (ayahnya Muhammad).
Dewa bulan atau Allah (tanpa Swt), adalah dewa utama yg memilik tiga putri yaitu Almanat, Allata dan Aluzza.. Allah (Dewa Bulan) dibuatkan patungnya oleh kaum Arab pagan, yang di atasnya terdapat logo bulan sabit dan bintang. Patung itu dinamakan Hubal, sedangkan Allah bukan nama tuhan tapi sebutan yang populer dimasa itu sebagai kata ganti untuk tuhan.
Dari logo di kepala patung Hubal ini lah umat islam mengakuisisi sebagai lambang islam dan meletakkannya di atas kubah masjid.. Tapi dimasa sekarang sudah jarang ditemukan kubah masjid yang diatasnya bulan sabit-bintang.
Karena kaum intelektual muslimnya sudah sadar bahwa logo bulan sabit dan bintang itu adalah lambang agama pagan yg mereka sebut kaum musrik. Sehingga sekarang untuk kubah masjid sudah banyak yg mereka ganti dengan lafaz ALLAH saja..!




Post a Comment